Dinas kehutanan dan Perkebunan Kab. Kerinci tahun 2011 mengadakan Pelatihan Ketrampilan Masyarakat di Bidang Kehutanan Angkatan II

PELATIHAN KETRAMPILAN MASYARAKATDinas Kehutanan dan Perkebunan Kab. Kerinci kembali melaksanakan Pelatihan Keterampilan Masyarakat angkatan II, yang pendanaannya bersumber dari dana Dekonsentrasi Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kehutanan 2011. Pada pelatihan terdahulu Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kab. Kerinci telah melaksanakan pelatihan yang sama dengan tema “Budidaya Jamur tiram”. Pada angkatan ke-II ini, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kab. Kerinci melaksanakan Pelatihan Keterampilan Masyarakat dengan tema “Pemanfaatan Sumberdayahutan Non Kayu” khususnya potensi ekowisata.Pelatihan ini dilaksanakan atas dasar Peratutan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor: P.22/ Menhut-II/ 2011 tentang Pedoman Pelaksanaan dan Teknis Penggunaan Dana Dekonsentrasi bidang penyuluhan kehutanan.Pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya masyarakat sasaran penyuluhan kehutanan. Pelatihan peningkatan keterampilan masyarakat ini bertujuan:a. Mampu menggali potensi yang dimiliki daerah setempat secara mandiri,b. Mampu mengembangkan potensi daerah untuk peningkatan kesejahteraan,c. Mampu memecahkan masalah yang sedang dihadapi Pelatihan dilaksanakan mulai tanggal 17 Desember sampai dengan 19 Desember 2011, di Aula Hotel Jaya Wisata I, Sungaipenuh. Pelatihan ini menghadirkan instruktur dari Balai Taman Nasional Kerinci Seblat yaitu Agung Nugroho, S.Si, MA, dan dari Disporaparbud yaitu Mat Agus Salim, MM, serta Bapak Subandi pemilik Homestay dari Kersik Tuo.Peserta berjumlah 30 orang, peserta merupakan masyarakat yang tinggal di sekitar hutan, terutama di sekitar hutan adat, yang terdiri dari; Desa Air terjun, Desa Sungai Deras, Siulak Mukai, Mukai Tinggi, Pendung Hilir, Tanjung Pauh Mudik, Talang Kemulun, Sanggaran Agung, Keluru, dan Hiang, dll.Ekowisata merupakan salah satu sumberdaya hutan non kayu yang bernilai tinggi, Peserta dapat menggali potensi Ekowisata di desa mereka masing-masing, yang selanjutnya dapat dikembangkan dengan membuat rencana/ paket Ekowisata . dengan adanya pelatihan ini masyarakat dapat memahami, dan menyadari bahwa sesungguhnya potensi ekowisata merupakan kekayaan alam yang tidak akan pernah habis, dan akan bernilai tinggi jika dikemas dengan baik.

Tulis Komentar

Penulis

dkp
Rab, 28/12/2011 - 13:21