Berita

Festival Masyarakat Peduli Danau Kerinci (FMPDK) yang juga dikenal sebagai festival danau merupakan event tahunan untuk memajukan pariwisata Kerinci. FMPDK yang berpusat di Danau Kerinci. Pembukaan acara ini dilakukan dengan menampilkan tari massal. Tarian ini ditata sedemikian rupa khusus ditampilkan pada acara-acara helatan besar. Tari ini ditata dengan konfigurasi menggambar kan keadaan geografis Kerinci yang berbentuk kawah (landai). Gerak yang ditarikan merupakan gabungan dari gerak tari tradisional Kerinci se perti Tari Rangguk dan Tari Iyo-Iyo.

PENGURUSAN KARTU TANDA PENDUDUK ( K T P )
1. Mengisi Formulir ( F.1. 01 dan F1.07 )
2. Umur 17 Tahun Keatas atau Sudah Kawin.
3. Surat Pengantar Dari Kepala Desa / Lurah
4. Foto Copy Kartu Keluarga.
5. Foto Copy Akta Nikah Orang Tua yang belum 17 Tahun.
6. Foto Copy Kutipan Akta Kelahiran
7. Surat Keterangan Datang dari Luar Negeri Bagi WNI, Pindah dari luar Negeri,

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Kerinci  pada TA. 2011 ini kembali melaksanakan pelayanan penerbitan Dokumen Kependudukan melalui mobil operasional untuk memudahkan masyarakat dalam pengurusan dokumen tsb.

bagi masyarakat yang berada jauh dari pusat kota seperti di Kec. Kayu Aro dan Kec. Batang Merangin masyarakat bisa langsung mengambil formulir kependudukan di mobil operasional yang senantiasa beroperasi sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Untuk mencapai Kabupaten Kerinci dapat dengan melalui beberapa jalur utama yaitu :

TRANSPORTASI UDARA

Jika Anda ingin mengunjungi Kerinci dengan menggunakan Transportasi Udara, dari Jakarta Anda dapat terbang ke Jambi kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat perintis, Susi Air. Hanya saja penerbangan ini tidak setiap hari, satu minggu hanya 2 kali penerbangan.

 

TRANSPORTASI DARAT

Tanjung Pelita merupakan suatu taman yang bera pada ketinggian 20 m dan permukaan danau. Dulu, tanju ini merupakan pemukiman penduduk dengan nama D( Pidung yang dihuni oleh sekitar 15 rumah.

Taman Husein memiliki pantaidengan batu-batu besar yang terletak di pinggir jalan raya dan jauh dari pemukiman penduduk.

Lokasi ini terasa sangat nyaman, pemandangan lepas kearah danau, suara gemersik dedaunan yang tertiup angin serta gemercik ombak yang menerpa pantai berbatu merupakan kondisi yang ideal untuk bersantai bersama orang-orang terdekat. Tersedia beberapa shelter di bibir pantai serta warung yang me nyediakan minuman ringan. Taman Husein dapat dicapai dari Sungai Penuh setelah menempuh perjalanan selama ± 1,5 jam.

Lokasi ini memiliki pantai berkarang yang merupa lokasi yang paling terkenal di Danau Kerinci dan tersedia sarana yang cukup lengkap untuk kegiatan wis seperti shelter, WC hingga lokasi parkir. Tersedia juga per yang disewakan untuk mengarungi pinggir dan Pesanggarahan biasa dijadikan lokasi camping ground bagi anak sekolah. Pada daerah yang lebih tinggi, bangunan yang dapat dihuni oleh pengunjung. Pesanggarahan terlihat jelas pegunungan Bukit Barisan yg mengelilingi Kerinci.

Kabupaten Kerinci merupakan perkebunan kayu manis yang tersebar di Pegunungan Kerinci. Kayu Manis dikenal pula dengan nama Cassiavera atau Cinanoum Burmanni. Hal yang menarik dari kegiatan agro wisata ini adalah melihat proses pembuatan kayu manis, mulai dari pengulitan dari batang pohonnya sampai pada tahap-tahap penyortiran. Kayu manis merupakan bahan baku rempah, obat-obatan dan minuman.

Perkebunan teh Kayoe Aro dirintis antara tahun 1925 hingga 1928 oleh perusahaan Belanda, Namblodse Venotschaaf Handle Vereniging Amsterdam (NV HVA). Perkebunan teh ini tercatat sebagai perkebunan teh tertua di Indonesia. Perkebunan Teh Kayu Aro seluas 3.020 hektar adalah perkebunan teh dalam satu hamparan terluas di dunia, berada pada ketinggian 1.400-1.600 meter dpi yang merupakan perkebunan teh tertinggi ke dua di dunia setelah perkebunan teh Darjeling di kaki Gunung Himalaya (4.000 m dpi).

Nenek moyang orang Kerinci selalu membuat pemukiman pada daerah-daerah yang subur yang sering disebut talang, dusun, koto. Perkembangan pemukiman ini diperkirakan terjadi pada zaman Sugindo. Pada masa Sugindo, perkembangan kehidupan masyarakat sudah jauh lebih maju, mereka sudah mulai hidup menetap.

Mengacu pada tempat penemuan benda-benda peninggalan sejarah, maka diketahui pemukiman-pemukiman yang pernah dibuat nenek moyang pada zaman dulu di antaranya terletak di:

Jika sudah jatuh cinta, maka harta dan benda tidak lagi dihitung berapa nilainya. Hal itulah yang dirasakan oleh Iskandar Zakaria, seorang kolektor yang juga merupakan budayawan kawakan yang ada di Kerinci. Ia rela menghabiskan sebagian besar gaji dan uang pensiunnya, hanya sekadar untuk mengumpulkan barang antik kesukaannya.

Hobi ini mulai digelutinya sejak tahun 1970, saat ia masih menjabat sebagai Kepala Kebudayaan Kabupaten Kerinci. Koleksi pertamanya saat itu adalah dua mangkuk kuno, peninggalan nenek moyang warga Kerinci.

Gunung Kerinci merupakan gunung berapi yang tertinggi di In­donesia dengan ketinggian 3800m dpi dan masih dalam keadaan aktif. Berada pada lintang 10°45,50' LS dan 1010° 160' BT. Terletak di dua kabupaten yaitu Kerinci dan Sulak Detas. Dikaki gunung ini juga anda bisa temukan perkebunan teh yang ierdapatdi desaKersikTuo. Didesa Kersik Tuo ini banyak terdapat penginapan-penginapan yang diusahakan oleh penduduk setempat. Penduduk didesa Kersik Tuo ini mayoritas adalah suku Jawa yang sudah lama' sekali tinggal disana, sejak jaman kolonial Belanda.

Goa Kasah merupakan sebuah goa yang terletak dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat dengan jarak terdekat dari Desa KersikTuo Kecamatan Kayu Aro ± 5 km. Goa ini merupakan habitat kalelawar dan beberapa spesies burung.

Di dalam goa terdapat relief yang menggambarkan antara lain wanita dan seekor binatang serta sebuah tempat duduk dari batu. Ruang utama berbentuk kubah ukuran 8 x 15 m dengan tinggi 15 m. Menurut pengamatan para ahli, goa ini merupakan tempat tinggal manusia purba pada ratusan tahun lalu.

Danau yang masih alami ini terletak di pinggir hutan TNKS yang berdekatan dengan Desa Lempur Mudik. Luasnya lebih kurang 12 ha pada ketinggiam 1.100 m dpi.

Untuk mencapai objek wisata ini dapat menggunakan bus umum. Hal yang menarik pada objek wisata ini, yakni masih dapat didengar suara binatang seperti siamang dan yang lainnya ketika matahari mulai bersinar. Menjelajahi danau dengan rakit dan melihat batu yang unikberwarna warni di dasar danau yang dapat dilihat dari dari permukaan air. Or¬ang menyebutnya Batu Belang.

Danau Kerinci memiliki luas 4.200 ha dengan kedalar 110 m dan terletak pada ketinggian 783 m dpi. Danau menyimpan banyak jenis ikan. Ikan semah merupakan je yang paling digemari dan juga merupakan ikan enden Selain panorama alam yang indah, interaksi masyara sekitar dengan danau juga menyajikan kesan tersendiri t pengunjung, seperti para nelayan yang mencari ikan den; menggunakan peralatan tradisional seperti pancing, tangg jaring, jala serta lukah.

Danau Kaca merupakan salah satu objek wisata yang berada di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi. Penamaan danau ini dengan danau kaca dikarenakan air danau ini sangat jernih.

Jika pada siang hari terlihat seperti kaca yang dari jarak jauh. Danau ini terletak di Kecamatan Gunung Raya. Kerinci bisa dicapai dengan menggunakan pesawat dan akan berhenti lapangan terbang Depati Parbo.

Kondisi alamnya yang masih perawan dan asri menjadikan Danau Gunung Tujuh sebagai objek wisata paling favorit di Kabupaten Kerinci dan sekitarnya. Sementara, letaknya yang berada pada ketinggian 1.996 meter dpi menjadikan danau ini seba gai danau tertinggi di Asia Tenggara.

Danau Belibis termasuk danau kaldera dengan luas sekitar 2 ha. Danau ini terletak di lereng Gunung Kerinci yang berhutan lebat. Kondisi alam pegunungan disekitar danau masih asli dan merupakan salah satu obyek wisata yang mempunyai daya tarik khusus untuk dikunjungi.

Danau yang indah ini dengan dikellingi oleh tebing-tebing curam merupakan tempat minum berbagai jenis satwa dan tempat berkumpulnya belibis. Danau Belibis dapat dicapai melalui Desa Gunung Labu atau Desa Kebun Baru. Jarak tempuh dari Kota Sungai Penuh lebih kurang 52 km.

Bagi wisatawan yang menyukai kegiatan cros country atau wisata alam, objek wisata ini merupakan tempat yang cocok untuk kegiatan itu. Untuk mencapai objek wisata, wisatawan harus melewati hutan produksi kayu manis dan hutan lindung.

Tari Rangguk merupakan tarian tradisional Kabupaten Kerinci. Untuk menuju Kabupaten Kerinci, mengawali perjalanan dari Kota Jambi mengunaka umum atau kendaraan pribadi. Perjalanan dari Jambi m Kabupaten Kerinci lebih kurang 10 jam dengan jarak tempuh sekitar 500 kilometer. Selain dari kota Jambi, dapt juga melakukan perjalanan dari kota Padang, Sumatera Barat selama lebih kurang 7 jam dengan jarak tempuh sekitar 278 kilometer.