Berita

KERINCI PERINGATI HARI KESEHATAN NASIONAL

2018-11-12 04:01:25 Humas

KERINCI PERINGATI HARI KESEHATAN NASIONAL

  Kesehatan Nasional, Senin (12/11) yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Kerinci. Upacara diikuti oleh Sekretaris Daerah Kerinci, pejabat structural dan fungsional serta ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Kerinci.

Hari Kesehatan Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 November tahun ini mengambil tema “Aku Cinta Sehat” dengan sub tema “Ayo Hidup Sehat, Mulai Dari Kita”. Tema ini sejalan dengan Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan Program  Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) yang menekankan pada upaya promotif dan preventif sebagai pendekatan pembangunan kesehatan, ungkap Bupati Kerinci saat membacakan pidato Menteri Kesehatan RI.

Germas merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dalam membangun kesadaran, kemauan dan kemampuan berprilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas bangsa. Pelaksanaan Germas harus dimulai dari diri kita sendiri, kemudian keluarga, tatanan masyarakat dan akhirnya seluruh komponen bangsa.

Sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2018, Germas pada dasarnya adalah pendekatan kerja sama, kolaborasi dan integrasi seluruh pelaku pembangunan baik Pemerintah maupun swasta untuk melihat kesehatan sebagai investasi bangsa guna meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas bangsa. Kondisi sehat-sakit adalah hasil prilaku masyarakat, namun kondisi sehat-sakit juga merupakan dampak dari seluruh proses pembangunan yang sifatnya multi-sektoral.

Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 Tahun 2016 tentang pedoman penyelenggaraan program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga untuk memperkuat manajemen puskesmas dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. PIS-PK pada dasarnya merupakan integrasi pelaksanaan program-program kesehatan baik Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) maupun Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) secara berkesinambungan dengan target kepada 12 indikator kesehatan keluarga yang berdasarkan data dan informasi dari profil kesehatan keluarga dengan harapan puskesmas akan mampu melakukan intervensi kesehatan pada akar masalah kesehatan di tingkat keluarga, jelas Bupati.

Hasil riset kesehatan dasar tahun 2018 oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan menunjukkan bahwa berbagai indicator pembangunan kesehatan mengalami perbaikan, namun juga masih ada indicator yang perlu terus diperbaiki dan ditingkatkan. Prilaku hidup sehat di masyarakat kita masih perlu ditingkatkan. Kita harus menyadari bahwa tantangan di depan kita semakin berat, semakin luas dan semakin kompleks. Solusi terhadap berbagai permasalahan tersebut tentu memerlukan kepemimpinan yang kuat, manajemen yang handal, kolaborasi multi-sektoral harmonis dan monitoring evaluasi pembangunan yang terstruktur dan sistematis.

Bupati juga mengingatkan agar guru tidak merokok di lingkungan sekolah termasuk yang berkunjung ke sekolah-sekolah. Yang tidak kalah pentingnya menjaga lingkungan. “Pembangunan itu bukan hanya fisik saja, tetapi juga manusianya. Perencanaan setiap dinas harus ada kaitannya dengan pemeliharaan kesehatan” tegas Bupati.

Pada kesempatan ini Bupati juga menyerahkan penghargaan dalam bidang pembangunan kesehatan di Kabupaten Kerinci, antara lain peraih tenaga kesehatan teladan dan puskesmas berprestasi tingkat Kabupaten Kerinci. Tenaga dokter teladan, terbaik I dr. Reni  Rozanti Basyar (Puskermas Sanggaran Agung), terbaik II dr. Elvira Marer (Puskermas Gunung Labu), terbaik III dr. Emilda (Puskesmas Semurup). Tenaga bidan teladan, terbaik I Rafdilah, Am.Keb (Puskesmas Gunung Labu), terbaik II Yulma Sastri, S.St (Puskesmas Semerap), terbaik III Maria Eminita (Puskermas Kersik Tuo). Tenaga perawat teladan, terbaik I Radiani Rusdi, S.Kep (Puskesmas Semerap), terbaik II Tati Yulita Rahmi, AMK (Puskesmas Kemantan), terbaik III Eni Yuningsih, AMK (Puskesmas Semurup). Tenaga gizi teladan, terbaik I Roza Fitri, AMG (Puskesmas Sungai Tutung), terbaik II Nilva Elvia, AMG (Puskesmas Depati VII), terbaik III Delviani (Puskesmas Siulak Mukai). Tenaga kesling teladan, terbaik I Kurnia Dwita, ST (Puskesmas Semerap), terbaik II Siska Hadiyanti, AMKL (Puskesmas Jujun), terbaik III Irniati, Amd.Kep (Puskesmas Semurup). Puskesmas berprestasi, terbaik I Puskesmas Lempur, terbaik II Puskesmas Hiang, terbaik III Puskesmas Kersik Tuo.

Tenaga kesling teladan tingkat nasional diraih oleh Kurnia Dwita, ST dari Puskesmas Semerap. Pemenang lomba Tanaman Obat Keluarga (TOGA), terbaik I Desa Keluru Kecamatan Keliling Danau, terbaik II Desa Koto Majidin HIlir Kecamatan Air Hangat, terbaik III Desa Batu Hampar Kecamatan Kayu Aro Barat.

Puskesmas terakreditasi tahun 2018, akreditasi tingkat madya Puskesmas Siulak Deras, akreditasi tingkat dasar Puskesmas Semurup, Puskesmas Lempur, Puskesmas Jujun. Pemenang lomba desa berprilaku hidup sehat tatana rumah tangga (PHBS), juara I Desa Koto Petai Kecamatan Danau Kerinci (PKM Sanggaran Agung), juara II Desa Simpang Belui Kecamatan Depati Tujuh (Puskesmas Depati Tujuh), juara III Desa Koto Tengah Kecamatan Air Hangar Barat (Puskesmas Semurup). PHBS peraih tingkat Provinsi Jambi, pemenang juara II kategori kabupaten Desa Koto Petai Kecamatan Danau Kerinci.

Lomba dokter kecil tingkat kabupaten, juara I Rastiana Hafidzah Rasyid (Puskesmas Tarutung), juara II Fatya Jemina (Puskesmas Semerap) dan juara III Bunga Munawaroh (Puskesmas Sungai Tutung)






Berita terkait:



Kategori Berita


Government Public Relation



Pengunjung


  • Hari Ini 60
  • Kemarin 237
  • Minggu ini 60
  • Bulan Ini 3196
  • Total 63767